220 Orang Sudah Membaca
Wartapublik.net, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Salah satunya melalui sinergi dengan InJourney Airports KC Bandara Radin Inten II yang diarahkan untuk menjadikan bandara sebagai etalase promosi pariwisata, budaya, dan produk unggulan UMKM Kabupaten Lampung Selatan.
Komitmen tersebut mengemuka saat Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menerima audiensi jajaran InJourney Airports KC Bandara Radin Inten II yang dipimpin General Manager, Kiki Eprina Arieanti, di ruang kerja bupati, Selasa (7/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus membahas peluang kerja sama dalam mendukung pengembangan daerah, khususnya melalui promosi destinasi wisata, penguatan pemasaran produk UMKM, serta peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
General Manager InJourney Airports KC Bandara Radin Inten II, Kiki Eprina Arieanti, mengatakan, pihaknya berkomitmen membangun sinergi yang lebih erat dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan agar berbagai potensi daerah dapat dikenal lebih luas melalui Bandara Radin Inten II.
Menurut Kiki, bandara tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi udara, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai pintu gerbang yang mampu memperkenalkan kekayaan daerah kepada para wisatawan dan pengguna jasa penerbangan.
“Kami ingin meningkatkan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Harapannya, bandara tidak hanya menjadi pintu masuk bagi pengguna jasa, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah melalui promosi potensi daerah, termasuk sektor pariwisata dan UMKM,” ujar Kiki.
Kiki juga menyampaikan bahwa trafik penumpang Bandara Radin Inten II saat ini mengalami peningkatan seiring periode libur sekolah. Untuk mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat, tersedia tambahan tiga penerbangan yang berlaku hingga 30 Juli 2026.
Selain itu, InJourney Airports tengah melakukan sosialisasi layanan premium pick up dan drop off melalui Jalur 1 terminal. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis hingga 16 Juli 2026, sebelum tarif resmi diberlakukan mulai 17 Juli 2026.
Menanggapi hal itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyambut baik inisiatif kolaborasi yang ditawarkan InJourney Airports. Menurutnya, Bandara Radin Inten II merupakan salah satu pintu masuk strategis yang memiliki peran penting dalam memperkenalkan berbagai potensi unggulan Lampung Selatan kepada masyarakat luas.
Bupati Egi menegaskan, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan daerah.
“Kami sangat terbuka terhadap segala bentuk kolaborasi. Ke depan, mari kita rumuskan bersama bentuk kerja sama yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk dalam mempromosikan pariwisata dan produk-produk unggulan UMKM Lampung Selatan,” kata Bupati Egi.
Lebih lanjut, Bupati Egi berharap promosi produk UMKM di lingkungan bandara tidak berhenti sebatas display produk, tetapi dikembangkan dalam konsep galeri yang lebih menarik, representatif, dan mampu mendorong minat pengunjung untuk membeli produk lokal.
Selain itu, Egi juga mengusulkan agar identitas budaya khas Lampung Selatan turut dihadirkan di area bandara sebagai bagian dari pengalaman wisata, sehingga para pengunjung telah mengenal kekayaan budaya daerah sejak pertama kali menginjakkan kaki di Provinsi Lampung.
Melalui audiensi tersebut, Pemkab Lampung Selatan dan InJourney Airports berharap dapat membangun kolaborasi yang berkelanjutan dalam memperkuat promosi daerah, meningkatkan daya saing UMKM, memperluas sektor pariwisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (*)
