216 Orang Sudah Membaca
Wartapublik.net, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali menggalakkan gerakan gotong royong massal melalui aksi Gerakan Bersama (Gema) Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul (HELAU), Jumat (24/7/2026).
Kali ini, aksi gotong royong dipusatkan di sepanjang ruas jalan Simpang Sukajadi menuju arah destinasi wisata Way Belerang hingga Desa Sumur Kumbang.
Selain merupakan jalur destinasi wisata menuju Gunung Rajabasa, pemilihan lokasi tersebut juga sebagai bentuk persiapan menyambut pelaksanaan tradisi adat Ruwat Bumi di Desa Sumur Kumbang yang akan digelar pada 31 Juli 2026 mendatang.
Kegiatan itu menjadi bagian dari komitmen Pemkab Lampung Selatan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman, sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan salah satu tradisi budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Desa Sumur Kumbang.
Aksi bersih lingkungan dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan melibatkan masyarakat sekitar dan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN), mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga staf PNS dan PPPK di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.
Mereka bergotong royong menyapu sampah, membersihkan rumput liar, memangkas ranting pohon yang berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan, serta menata kawasan di sepanjang jalur Simpang Sukajadi menuju Way Belerang hingga Desa Sumur Kumbang agar tampak lebih rapi, hijau, dan asri.
Seluruh perangkat daerah diterjunkan langsung ke lapangan dengan membawa perlengkapan kebersihan masing-masing. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari jajaran Kecamatan Kalianda, pemerintah desa dan kelurahan, serta masyarakat sekitar yang turut berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan.
Kolaborasi tersebut mencerminkan semangat gotong royong yang terus dibangun melalui Gema HELAU sebagai gerakan bersama untuk mewujudkan Kabupaten Lampung Selatan yang bersih, nyaman, aman, dan berdaya saing.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, M. Darmawan, mengatakan kegiatan Gema HELAU kali ini dilaksanakan untuk mendampingi sekaligus menyemangati masyarakat Desa Sumur Kumbang yang tengah bergotong royong mempersiapkan lingkungan menjelang Ruwat Bumi.
“Hari ini kita melaksanakan Gema HELAU dengan melakukan gerakan bersama membersihkan lingkungan di sekitar Desa Sumur Kumbang. Pada dasarnya kita membersamai masyarakat yang sedang bergotong royong karena kawasan ini juga merupakan akses menuju Destinasi Wisata Gunung Rajabasa,” ujar Darmawan.
Menurut Darmawan, kehadiran seluruh perangkat daerah di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi penyemangat dalam menumbuhkan budaya gotong royong. Terlebih, kawasan tersebut merupakan akses penting bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Gunung Rajabasa. Karena itu, kebersihan, keindahan, dan kenyamanan lingkungan menjadi perhatian bersama agar mampu memberikan kesan positif bagi setiap pengunjung.
“Kita ingin menyemangati masyarakat. Semua perangkat daerah bergerak bersama masyarakat, karena di kawasan ini cukup sering berlangsung aktivitas wisata yang dikunjungi wisatawan, baik dari Lampung maupun luar daerah. Jalan menuju desa wisata harus kita jaga agar tetap bersih, indah, dan hijau,” katanya.
Darmawan juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat Desa Sumur Kumbang dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, antusiasme warga menunjukkan bahwa budaya gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam menjaga lingkungan.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Mereka bergotong royong bersama pemerintah. Kehadiran kita hari ini diharapkan semakin memotivasi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Melalui Gema HELAU, Pemkab Lampung Selatan optimistis budaya gotong royong akan terus tumbuh dan menjadi kekuatan bersama dalam mendukung terciptanya lingkungan yang hijau, elok, lestari, aman, dan unggul, sekaligus memperkuat kesiapan daerah dalam menyambut berbagai agenda budaya maupun kegiatan masyarakat. (*)







Komentar