241 Orang Sudah Membaca
Wartapublik.net, Kalianda – Ratusan pecinta American Jeep dari berbagai daerah menjelajahi sejumlah destinasi wisata unggulan Lampung Selatan dalam rangkaian Jambore Nasional (Jamnas) XIV Persatuan Penggemar American Jeep Indonesia (PPAJI).
Kehadiran sekitar 850 peserta dengan 360 unit kendaraan ini menjadi peluang untuk memperkenalkan potensi wisata Lampung Selatan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Jamnas XIV PPAJI Tahun 2026 resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, mewakili Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, di Grand Elty Krakatoa, Kalianda, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung pada 16-18 Oktober 2026 ini diikuti 35 klub dari berbagai wilayah di Indonesia. Dari total kendaraan yang berpartisipasi, sebanyak 280 unit berasal dari luar daerah. Kegiatan berskala nasional tersebut juga diikuti peserta asal Belanda yang kini telah menjadi warga negara Indonesia dan berdomisili di Nusa Tenggara Barat.
Kehadiran peserta dari berbagai daerah menjadi kesempatan bagi Kabupaten Lampung Selatan untuk memperkenalkan daya tarik wisatanya secara lebih luas.
Terlebih, sejumlah agenda Jamnas tidak hanya berpusat pada kegiatan otomotif, tetapi juga mengajak peserta menikmati lanskap pesisir dan destinasi wisata daerah.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan adalah Karnaval Jeep Wisata. Rute perjalanan dimulai dari Grand Elty Krakatoa, menyusuri jalan pesisir Rajabasa menuju kawasan wisata Minang Rua, kemudian berakhir di Harbour City, kawasan Menara Siger, Bakauheni.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, mengatakan perjalanan tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan keindahan alam dan kekayaan destinasi wisata Lampung Selatan kepada peserta dari berbagai wilayah.
“Rute ini bukan sekadar perjalanan konvoi kendaraan. Lebih dari itu, perjalanan ini merupakan etalase wisata yang memperlihatkan keindahan dan kekayaan potensi Kabupaten Lampung Selatan,” kata Supriyanto.
Ia berharap pengalaman peserta selama menjelajahi destinasi wisata Lampung Selatan dapat menjangkau khalayak yang lebih luas melalui dokumentasi foto, video, dan unggahan di media sosial.
Dengan demikian, promosi wisata tidak hanya berlangsung selama kegiatan, tetapi juga berpotensi berlanjut setelah para peserta kembali ke daerah masing-masing.
Promosi tersebut diharapkan ikut meningkatkan minat kunjungan wisatawan dan membuka peluang bagi pelaku usaha lokal, mulai dari UMKM kuliner hingga usaha yang melayani kebutuhan wisatawan.
Dengan meningkatnya aktivitas pengunjung, kegiatan berskala nasional seperti Jamnas PPAJI berpotensi memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat di sekitar destinasi wisata.
Ketua WLC Koordinator Wilayah Lampung Selatan sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Nivolin, mengatakan Jamnas XIV PPAJI tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi antarpenggemar American Jeep, tetapi juga membawa misi promosi pariwisata dan dukungan terhadap UMKM setempat.
Selain karnaval wisata, panitia menghadirkan beragam kegiatan otomotif untuk memeriahkan jambore, mulai dari kontes Jeep, lomba jalan lambat, hingga lomba dorong mobil, hingga berkendara dengan konsep off-road dalam skala ringan.
“Selain itu, bagi para peserta yang ingin menikmati kegiatan berkendara dengan konsep off-road, kita juga sediakan, tipis-tipis saja,” ujar Nivolin.
Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah (Pengda) PPAJI Provinsi Lampung, M. Jonas, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan kolaborasi bersama Willys Lampung Community dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Yang utama bukan hanya kemeriahan acara, tetapi silaturahmi sesama penggemar otomotif. Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama kita semua,” ujarnya.
Pembukaan Jamnas XIV PPAJI turut dihadiri Ketua Umum PPAJI Letnan Jenderal TNI (Purn) Mulyo Aji, Ketua Umum Willys Lampung Community (WLC) Henry Kurniawan Yuza, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Kabupaten Lampung Selatan Anasrullah, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.
Melalui pertemuan komunitas otomotif nasional dan perjalanan wisata lintas destinasi, Lampung Selatan berpeluang memperluas jangkauan promosi pariwisata sekaligus mempertemukan potensi daerah dengan pasar wisata yang lebih luas.
Manfaat yang diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan jambore, tetapi juga berlanjut pada meningkatnya kunjungan dan aktivitas ekonomi masyarakat. (*)












Komentar