oleh

Bersama Inafis Polres Tanggamus, Polsek Pugung Identitikasi Korban Dan TKP Anak Tenggelam

 353 Orang Sudah Membaca

Wartapublik.net, Tanggamus – Seorang anak laki-laki bernama Muhammad Rifki Pratama (10) meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Way Manak Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, Rabu 29 Maret 2023, siang.

Atas peristiwa tersebut, Polsek Pugung dan Inafis Polres Tanggamus telah melakukan identifikasi jenazah korban di rumah duka Dusun Jatimulyo Pekon Way Manak dan tempat kejadian perkara (TKP) tenggelamnya bocah tersebut.

Kapolsek Pugung Polres Tanggamus Polda Lampung Ipda Ori Wiryadi, S.H mengatakan, anak laki-laki tenggelam Sungai Way Manak ini pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Harno (35).

“Saat itu saksi Harno yg sedang melintasi aliran Sungai Way Manak, melihat korban sudah terapung nyangkut di atas bebatuan,” kata Ipda Ori Wiryadi mewakili Kapolres Tanggamus Polda Lampung AKBP Siswara Hadi Chandra, S.I.K.

Ipda Ori Wiryadi  menjelaskan kronologi kejadian tenggelamnya anak laki-laki di aliran Sungai Way Manak bermula pada saat korban bersama temannya pergi untuk mandi di Sungai Way Manak pada pukul 12.30 WIB.

Kemudian korban bersama teman-temannya langsung masuk kedalam aliran sungai untuk mandi, namun korban yang tidak bisa berenang dan langsung ketengah sehingga terbawa arus aliran sungai way manak.

Melihat kejadian itu, teman-teman korban berinisiatif untuk mengulurkan kayu untuk dipegang oleh korban. Namun sayang, usaha teman-teman korban sia-sia lantaran saat itu posisi korban telah tenggelam kedalam aliran sungai.

“Teman-teman korban sempat mengikuti korban lewat pingiran sungai, sekitar 1 km mengikuti aliran air. Korban terlihat mengapung ke dasar aliran sungai dan teman-teman korban memutuskan untuk pulang ke rumah,” jelasnya.

Kemudian, sambungnya, pada sekitar pukul 14.30 WIB saksi bernama Harno melintasi aliran Sungai Way Manak.

Saat itu saksi terkejut melihat sesosok anak kecil yang tersangkut diantara bebatuan Sungai Way Manak.

Melihat kejadian itu, Harno langsung berteriak untuk meminta pertolongan dan meminta bantuan kepada salah seorang saksi lainnya yang sedang membersihkan ikan di pinggir sungai.

Kemudian, Harno dan Andika menghampiri korban yang udah terapung di antara bebatuan tersebut.

“Korban langsung dibawa menuju Masjid Al-Abror Dusun Koncang Pekon Tanjung agung Kecamatan Pugung,” ujarnya.

Setelah itu jenazah anak laki-laki tersebut dikenali oleh masyarakat, selanjutnya dibawa ke rumah duka di Pekon Way Manak Kecamatan Pugung Tanggamus, Lampung.

Pihak medis dari Puskesmas Rantau Tinjang juga sempat datang untuk melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban.

Dari pemeriksaan tim medis terdapat beberapa luka yang ditemui, antara lain luka gores dibagian pelipis mata, memar dibagian dahi sebelah kiri, luka memar dibagian pinggul sebelah kanan, luka gores dibagian paha sebelah kiri.

“Luka tersebut akibat terkena bebatuan dan ranting yang berada di dasar aliran Sungai Way Manak,” ungkapnya.

Ditambahkan Kapolsek, saat ini korban telah dimakamkan pihak keluarga di tempat pemakaman umum pekon way manak. (Halimi jaya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed